Penulis: Admin Desa

KKN UIN (pensilku) 2018, melaksanakan JUMSIH (Jum’at Bersih) bersama warga kp. Cibuluh Desa KIARASARI

  (Kampung Cibuluh – Desa Kiarasari), Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah melaksanakan program kegiatan Jumat bersih. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 27-Juli-2018. Setiap hari Jumat, peserta KKN bersama warga masyarakat Kampung Cibuluh bergotong royong dalam membersihkan lingkungan dari Rt 01 sampai menuju ke Rt 02 di Kampung Cibuluh. Program tersebut menjadi rutinitas atau agenda mingguan yaitu dilaksanakan setiap hari Jum’at pagi hingga siang. Program ini bertujuan untuk menjaga kebersihan sekitar lingkungan Kampung Cibuluh. Serta penyadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan. Ada banyak hal yang didapat dari kegiatan tersebut, salah satunya adalah dapat menjaga silaturahmi antara peserta KKN dan masyarakat disini, di sela istirahat kami dapat dengan mudah dan akrab bercerita, mendengarkan gagasan serta mimpi dan keinginan masyarakat cibuluh untuk maju, berdaya dan meningkatkan perekonomian serta membudayakan pendidikan mengingat tingkat pendidikan disana sangat rendah, rata-rata hanya lulusan SD. Dari kegiatan dan diskusi kecil disela istirahat JUMSIH maka kami dapat menangkap apa yang menjadi keluh kesah serta mimpi seluruh masyarakat, intinya mereka ingin lebih maju dan berdaya baik dari sisi SDM maupun Ekonomi, namun semua itu perlu ditunjang dari tingkat pendidikan dan pengetahuan, maka kami sepakat untuk mengusulkan dan membuat RBM (rumah Belajar Masyarakat) di kp. Cibuluh, desa kiarasari. Harapannya adalah RBM tersebut dapat menjadi tempat belajar dan ajang silaturahmi antar warga serta sebagai tempat perkumpulan dan rapat untuk memusyawarahkan segala sesuatu tentang kemajuan dan mimpi-mimpi besar...

Read More

SENI UKIR DI DESA KIARASARI

Bogor, 18 Agustus 2018 Salah satu budaya yang masih ada di desa kiarasari adalah seni ukir, membentuk dan mendekor perkakas, mulai dari arit, pisau dapur hingga golok dan alat pertanian lainnya. Hal ini msih dipertahankan oleh salah satu warga kp. Cirarak desa kiarasari kecamatan Sukajaya. Selain untuk mendapatkan penghasilan juga menyalurkan hobi dalam seni ukir. Dari kegiatan ini bapak Jamat (50) mantan Ketua RT di kampung cirarak sering mendapat pesanan dri masyarakat desa kiarasari bahkan dari luar kota lantaran hasil nya yang banyak diminati oleh konsumen. Selain rapi, bagus, juga kuat karena menggunakan bahan kayu pilihan yang sudah dikeringkan terlebih dahulu, serta Konsumen juga dapat memesan bentuk sesuai keinginan, ada yang berbentuk kepala ular atau ayam jago dll. Untuk harga, biasanya disesuaikan dengan bentuk, ukuran, bahan yang digunakan dan tingkat kesulitan dalam proses pembuatannya, jika kebetulan tidak ada pesanan maka tetap produksi dan dipasarkan di desa kiarasari dengan keliling dari rumah ke rumah untuk pisau dapur dihargai Rp. 25000,- sampai Rp. 40.000,- per pisau. Sedangkan untuk golok dihargai mulai Rp. 100.000,- hingga 1500.000,- tergantung dari jenis, ukuran dan kegunaan golok itu sendiri, ada jenis golok untuk memotong bambu, kayu, daging, dan khusus untuk menebang pohon pisang. Selain itu pa Jamat juga menerima pesanan gagang cangkul, arit, dan kored. Jika dilihat dari bentuk nya mungkin semua petani mampu dan bisa membuat hal serupa, namun bentuk yang seperti apa yang enak...

Read More

SOSIALISASI SUSTAINABLE CONSUMPTION AND PRODUCTION di desa kiarasari

(Bogor, 10 Agustus 2018) Mahasiswa Kelompok 5 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (UTA’45 Jakarta) telah mengadakan Sosialiasi Program dari United Nations Development Programme (UNDP) yaitu Sustainable Development, dimana dalam program dari UNDP ini memiliki 17 goals dan salah satunya adalah Sustainable Consumption and Production atau dalam bahasa Indonesianya Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan. Sosialisasi ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat Kampung Gunung Leutik, Desa Kiarasari untuk mengurangi penggunaan plastik. Sosialisasi Pola Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan ini dilakukan pada hari Jum’at, 10 Agustus 2018 pukul 08.30 WIB, di salah satu Majelis Taklim Gunung Leutik. Segmentasi program ini adalah Ibu-Ibu Majelis Taklim Gunung Leutik, Desa Kiarasari. Adapun penjelasan program sosialisasi ini dilakukan oleh Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (UTA’45 Jakarta) Program Studi Administrasi Publik yaitu Hani Sundari dan Muhammad Hendra Wibisono. Dalam penjelasan sosialisasi mengenai Pola Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan salah satu mahasiswa yang menjadi pembicara menjelaskan bahwa, Konsumsi dan Produksi yang Berkelanjutan bertujuan untuk “Melakukan lebih banyak dan lebih baik dengan lebih sedikit” yang artinya, meningkatkan perolehan kesejahteraan bersih dari kegiatan ekonomi dengan mengurangi penggunaan sumber daya, degredasi dan polusi sepanjang siklus hidup keseluruhan, sementara meningkatkan kualitas hidup. Alasan mahasiswa UTA’45 Jakarta mengambil tema sosialisasi tersebut karena mereka melihat bahwa masalah krusial yang terjadi pada daerah Bogor khususnya di Desa Kiarasari, Kampung Gunung Leutik adalah masalah sampah plastik, dan juga penggunaan konsumsi plastik sangat tinggi di daerah...

Read More

KAMPUS MERAH PUTIH BERBAGI PAHAM JURNALISTIK DI DESA KIARASARI

(Bogor, 08 Agustus 2018) Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (UTA’45 Jakarta) melakukan kegiatan pengabdian masyarakat (ABDIMAS) bekerja sama dengan Tim KKN kelompok 5 UTA’45 Jakarta. Pada 08 Agustus 2018 lalu, Program Studi Ilmu Komunikasi beserta Tim KKN kelompok 5 UTA’45 Jakarta menemui masyarakat di Balai Desa Kiarasari, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Dalam kegiatan ABDIMAS bertema “Penyuluhan dan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJ-TD)”, dosen dan mahasiswa dari Kampus Merah Putih berbagi paham jurnalistik. Kegiatan dihadiri sekitar 35 orang pemuda dari berbagai RW di Desa Kiarasari yang berusia muda. Kepala Desa Kiarasari, Nurodin S.H mengemukakan pentingnya pengetahuan tentang dunia jurnalistik. Hal itu semakin penting di tengah maraknya penggunaan media sosial. “Pelatihan jurnalistik tersebut sangat diperlukan, khususnya bagi para pemuda di Desa Kiarasari untuk memberikan pengetahuan mengenai tata cara menulis yang sesuai dengan kaidah jurnalistik. Ataupun dalam menyebarkan suatu tulisan dan informasi di media sosial tentang keunikan Desa Kiarasari,” kata Nurodin, S.H (kades kiarasari) Narasumber dalam Penyuluhan dan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJ-TD), Dewi Maria Herawati, M.Ikom, berharap kegiatan pelatihan jurnalistik ini terus berlanjut secara rutin setiap minggunya. “Mudah-mudahan pelatihan Jurnalistik ini terus berlanjut, tidak hanya sekarang tetapi dibuat secara rutin. Jadi, dibuat semacam pembinaan bagi para pemuda dibantu oleh mahasiswa komunikasi yang sedang melangsungkan KKN di Kiarasari,” kata Dewi. Desa Kiarasari merupakan desa wisata yang memiliki beragam kesenian dan jarang dimiliki oleh desa lain. Serta Desa ini tepilih menjadi desa peduli...

Read More

MELALUI FILM PENDIDIKAN, mahasiswa KKN UTA’45 Jakarta memotivasi pelajar di Desa KIARASARI

(Bogor, 08 Agustus 2018) “Bermimpilah setinggi langit, jika engkau jatuh, engkau akan jatuh pada bintang-bintang” Begitulah kata Insinyur Soekarno. Melalui film pendek pendidikan, anak dapat lebih antusias untuk melihat dan menonton, hal tersebut dapat dengan mudah untuk memotivasi anak, tanpa harus menasehatinya dengan ucapan. Pemutaran film pendek adalah salah satu cara yang dilakukan Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (UTA’45 Jakarta) yang saat ini menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kiarasari, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Mahasiswa Universitas 17 Agustus Jakarta dari Kelompok 5 yang dibimbing oleh Rio Johan Putra SE., SH., M.Si., Ak., CA selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Menayangkan film pendek bertema pendidikan, yang berjudul “Mimpi Setinggi Mata Kaki” berdurasi 11 menit 38 detik, penayangan film pendek tersebut diputar di MI Nurul Huda. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua jam mulai dari pukul 13.00 sampai 15.00 WIB. Dalam kesempatan tersebut dihadiri oleh Dosen Fakultas Fisip Jurusan Hubungan Internasional yaitu Ardli Johan Kusuma M.H.I, selaku pembicara. Program Edukasi Film yang berjudul “Mimpi Setinggi Mata Kaki” dirancang oleh Kelompok 5 mendapat sambutan dan antusias dari siswa dan siswi MI Nurul Huda. “Program yang dibuat oleh mahasiswa kelompok 5 sangatlah efektif untuk memberikan motivasi kepada anak-anak MI Nurul Huda. Program edukasi film ini dapat dengan mudah meningkatkan minat anak untuk terus semangat belajar agar dapat mewujudkan cita-cita yang mereka inginkan. Untuk kelompok 5 semangat terus untuk mengabdi kepada masyarakat”,...

Read More