Semua tulisan dari Admin Desa

Admin desa

KEPALA DESA KIARASARI, serahkan 200 Akta Lahir kepada warga

Sabtu, 26 Mei 2018
Desa kiarasari kembali membuka loket dan pelayanan pembuatan akta lahir bagi masyarakat yang belum memilikinya baik balita atau pun dewasa.

Kegiatan ini ternyata akan menjadi kegiatan rutin pemerintah desa kiarasari, jika kita lihat diberbagai instansi pemerintahan rata-rata kantor hanya buka dari hari senin-jum’at, namun berbeda dengan kantor desa kiarasari khusus untuk hari Sabtu tetap membuka pelayanan bagi masyarakat yang ingin membuat akta lahir. Menariknya, tidak hanya melayani masyarakat desa kiarasari akan tetapi penduduk desa tetangga pun tetap diakomodir seperti, warga kiarapandak, malasari, urug, atau cisarua dll. Hal ini sengaja dilakukan oleh kepala desa kiarasari (Nurodin, S.H) dalam membantu serta membangun sinergitas diantara kepala desa yang berada dikecamatan Sukajaya dengan melayani permohonan pembuatan akta lahir 200 berkas perminggu.

Uniknya, kepala desa kiarasari bukan hanya mengintruksikan kepada warganya untuk membuat akta tersebut, namun sekaligus memberikan kemudahan kepada mereka sebagai wujud tanggung jawabnya, maka setiap hari Sabtu beliau mengundang kepala Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan Sukajaya untuk ikut standby serta memberikan pelayanan bersama-sama dalam melakukan legalisir buku nikah bagi pemohon, karena seperti kita ketahui bersama salah satu persyaratan pembuatan akta lahir harus melampirkan fotokopi buku nikah yang dilegalisir, hal ini dilakukan sebagai bentuk komitment untuk memberikan kemudahan kepada warga sehingga tidak perlu repot pergi ke KUA hanya untuk melegalisir buku nikah tapi dapat diproses langsung ditempat oleh kepala KUA kecamatan Sukajaya.

Kepala KUA & salah seorang staff, sedang melegalisir buku nikah dikantor desa kiarasari

Tentu ini menjadi sebuah terobosan baru yang dilakukan oleh pemerintah desa kiarasari dalam memberikan pelayanan kepada warganya karena jarak antara KUA dan kantor desa kiarasari cukup jauh, masyarakat harus menempuh perjalanan kurang lebih 18km hanya untuk melakukan legalisir, Dengan demikian waktu akan banyak terbuang, selain itu dapat menguras banyak energi atau bahkan materi.

Satu hal yang sangat menggembirakan bagi masyarakat adalah, selain mereka mendapat kemudahan ternyata akta tersebut terbit dalam waktu 1 Minggu, bagi mereka yang telah mengajukan permohonan pada hari sabtu Minggu lalu, maka hari ini, Sabtu 26 Mei 2018 sudah dapat mereka terima. Secara otomatis terdapat 2 loket pelayanan, jalur 1 khusus menangani pengajuan atau pemberkasan permohonan dan jalur 2 bertugas untuk memberikan atau melakukan serah terima akta yang telah terbit.

Satu Minggu, akta lahir sudah diterima pemohon

Apresiasi juga diberikan oleh Pendamping Desa Pemberdayaan (PDP) kecamatan Sukajaya Ridwan jainal (30) mengatakan “Ini merupakan langkah maju, pelayanan yang sangat prima, mudah, serta akuntabel, telah dilakukan oleh pemerintah desa kiarasari, selain prosesnya mudah, cepat, gak rumit, dibuka untuk umum, artinya bukan saja mengakomodir warga kiarasari akan tetapi desa-desa tetangga, hal ini tidak mungkin terlaksana tanpa komunikasi yang baik dalam membangun sinergitas antara pemerintah desa kiarasari, kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan sukajaya, serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kab.bogor”.

Senada dengan itu, kepala desa kiarasari termotivasi dengan prestasi yang pernah diraihny.  Desa kiarasari 3 tahun berturut-turut mendapatkan penghargaan “Masyarakat Sadar Hukum” maka dari itu beliau berkeinginan setiap warganya harus tercatat resmi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kab.bogor. karena sadar hukum bukan hanya menghindari kriminalisme, akan tetapi sadar dalam administrasi. Sebagai bukti nyata hari ini masyarakat berbondong-bondong mendatangi kantor desa untuk mendaftarkan kelahiran putra-putrinya. Menurutnya dalam kegiatan ini paling tidak ada 2 pelajaran yang dapat diambil, pertama mereka betul-betul sadar hukum, sadar akan kewajibannya sebagai masyarakat dengan mendaftarkan dan memohon pembuatan akta lahir. yang kedua, ini merupakan pendidikan dini. Artinya mereka telah mengajarkan kepada anak-cucunya sehingga apa yang mereka lakukan hari ini dapat ditiru oleh keturunannya jika mereka memiliki anak nanti. Karena Akta Lahir sangat penting serta merupakan data dasar seseorang. Misalnya, untuk daftar sekolah di semua jenjang, kerja, nikah, bahkan untuk pembuatan pasport ke luar negeri dibutuhkan akta lahir.

Berbeda dengan ketua koordinator yang bertugas dalam pembuatan akta tersebut. Nunung Nuriah (45) ketika ditanya bagaimana perasaannya saat orang lain libur namun dirinya harus tetap melayani masyarakat ?
Jawaban singkat dan sederhana namun penuh makna. “Semoga lelah ini menjadi Lillah, berkah dan bermanfaat” subhanallah..

Harapan kami, kgiatan ini dapat terus berjalan dan tidak ada lagi masyarakat yang tidak memiliki akta kelahiran mengingat dokumen tersebut sangatlah penting sebagaimana diungkapkan kepala desa kiarasari yang lebih akrab di panggil “jepe” (Jaro Peloy)

By. Admindesa

www.kiarasari.desa.id

Heboh..! Gara-gara akta lahir, kantor desa kiarasari Diserbu warga.

Sabtu, 19 Mei 2018..
Desa kiarasari bekerjasama dengan Disdukcapil kab.bogor, membuka pelayanan di kantor desa untuk warga yang blm memiliki akte kelahiran baik bagi anak atau pun dewasa. Kegiatan ini sebagai bentuk komitment kepala desa kiarasari (Nurodin, S.H) untk memberikan pelayanan prima serta untuk kemudahan warganya, sehingga beliau melakukan komunikasi dan membangun sinergitas antara pihak terkait, dalam hal ini tentu mereka yang memiliki kewenangan adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kab.bogor.

Akibat dari kegiatan ini, sontak semua warga yang mengetahui program tersebut berduyun-duyun datang ke kantor desa, untk membuat akte lahir baik bagi mereka yang memiliki balita atau pun anak dewasa yang belum mempunyai akte lahir.

Mekanisme dalam pembuatan akte tersebut adalah :
1.Ktp/Kk orang tua
2. Surat nikah (dilegalisir)
3. Ket. Kelahiran (bidan/paraji)
4. Materai
5. Fc. KTP saksi

Syarat-syarat diatas tentu tidak menyulitkan, karena itu merupakan data dasar, kepala desa kiarasari mengatakan “dalam melayani masyarakat semua harus prima, mudah, transparan, tetapi juga harus akuntabel, harapannya semua warga dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik”

Dengan dibukanya loket pembuatan akte di kantor desa, terbukti lebih dari 100 berkas terkumpul. Hal ini menunjukan bahwa sebetulnya bukan warga yang tidak tertib/tdk disiplin, tapi terkadang prosesnya yang mereka anggap terlalu berat jika harus pergi langsung ke kabupaten. Maka dari itu pemerintah desa kiarasari berusaha mengakomodir dan memberikan pelayanan untuk memudahkan warganya.

Menurut kaur pelayanan, sub. Kependudukan desa kiarasari, Nunung Nuriah (40) mengatakan,
selain membuka loket dikantor desa, mereka juga bekerjasama dengan staff TU dan operator sekolah untuk mendata dan melakukan pemberkasan bagi anak yang belum memiliki akte. Baik SD, MI, MTs dan Madrasah Aliyah, sehingga pelayanan dapat lebih cepat, mudah, serta akuntable”

Semua pendaftar hari ini merasa senang karena proses nya sangat detail. Mulai dari ambil nomor antrean, mengisi formulir, pemberkasan, verifikasi persyaratan semua dibantu oleh tim dibawah komando Kaur Pelayanan, Sub.Kependudukan, tentu semua warga sangat terbantu serta antusias dengan adanya loket pembuatan akte dikantor desa, karena dianggap lebih mudah dan dekat jika dibandingkan mereka harus pergi ke kantor Disdukcapil kab.bogor. bahkan ibu uti (28) warga RW. O5 salah satu peserta pemohon akte lahir, mengatakan  “saya sangat terbantu dengan adanya program ini, kemudahan yang diberikan oleh kepala desa sangat luar biasa….terimakasihpak jepe.. “

(begitu sapaan akrab warganya) JP yang berarti Jaro Peloy.

 

DESA KIARASARI mengukir prestasi dengan Dana Desa

Kepala Desa Kiarasari mendapat undangan resmi dari Direktorat Jenderal Pembendaharaan Kantor Wilayah Provinsi Jawa Barat.
Pada Kementrian Keuangan Republik Indonesia untuk menerima penganugrahan serta penghargaan dalam pengelolaan Dana Desa yang telah diterima selama 3 tahun terakhir terhitung dari Tahun Anggaran 2015-2017.

Dari apa yang telah dilakukannya diberbagai bidang mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pemberdayaan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Rupanya pemerintah pusat dan Pemerintah provinsi Jawa barat memberikan apresiasi untuk semua prestasi yang telah diraihnya terutama dalam bidang pengelolaan Dana Desa, mereka menilai bahwa Desa Kiarasari telah melaksanakannya dengan baik sesuai kriteria dan standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Selain usaha yang telah dilakukan oleh kades, tentu Ini hasil dari sinergitas yang telah dibangun antara Pemerintah Desa, yaitu Kepala Desa Sekretaris Desa dan seluruh prangkat Desa, BPD, LPM, TPK, PKK, Karang Taruna, MUI, SAAKI (Satuan Kasepuhan Adat Kiarasari), Sat Linmas, Gapoktan, Pendamping Desa, Pendamping lokal Desa, dan semua kelembagaan yg ada di Desa kiarasari Mereka sangat proaktif dalam berbagai kegiatan terutama bidang pembangunan, baik fisik maupun mental.

Jika dilihat letak geografisnya, desa kiarasari yang berada dikecamatan Sukajaya sungguh luar biasa, jauh dari pusat kota dan berada diujung kabupaten Bogor, sebelah barat berbatasan langsung dengan kabupaten Lebak-Banten dan disebelah selatan berbatasan langsung dengan kab.Sukabumi. Namun berkat kegigihan dan keseriusan memperjuangkan masyarakatnya, Kepala desa kiarasari (Nurodin,S.H) hari ini tanggal 16 Mei 2018 (H-1 Ramadhan 1439.H) sekaligus bertepatan dengan tanggal kelahirannya, Kepala Desa Kiarasari mendapat undangan resmi untuk menerima penghargaan dan penganugrahan yang disebut dengan “treasury award” yaitu penghargaan dalam bidang Pengelolaan Dana Desa terbaik sesuai standar dan kriteria yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri karena Desa Kiarasari masuk dalam nominasi tersebut berhasil mewakili kecamatan Sukajaya dan kabupaten Bogor dari 5.231 Desa 18 kabupaten dan 9 kota se-jawabarat. Mungkin ini merupakan kado istimewa serta keberkahan bulan Ramadhan 1439 H.

Penghargaan yang akan diterima nanti pada tanggal 18 Mei 2018 di Aula Soekarno, kanwil Ditjen perbendaharaan provinsi Jawa barat. No. 59 Bandung. Semua berharap penghargaan ini menjadi motivasi kedepan untuk lebih baik lagi serta dapat melaju pada tahap selanjutnya yaitu penghargaan tertinggi dari Presiden Republik Indonesia.
Semoga…..

Lagi, KIARASARI dikunjungi Ditjen perbendaharaan negara dalam pengelolaan dan pelaksanaan DD thn anggaran 2017

Rabu, 9 Mei 2018..

Desa kiarasari mendapat kunjungan dari Ditjen perbendaharaan Negara Republik Indonesia mereka adalah yang menyalurkan Dana Desa ke seluruh Indonesia, menurut data yang ada di provinsi Jawa barat ternyata desa kiarasari masuk dalam nominasi pelaksanaan Dana Desa terbaik.

Dari hasil kunjungan tersebut selain melihat infrastruktur mereka lebih tertarik pada program pemberdayaan masyarakat yang ada di desa kiarasari yaitu, diantaranya pembangunan paud dan kelompok tani budidaya beras hitam yang ada di kampung Cibuluh RW. 02 desa kiarasari. Disana tersedia beberapa varietas beras hitam lokal desa kiarasari hasil dari berbagai percobaan dan pelatihan serta praktek “kawin silang” yang dilakukan oleh seorang petani bernama Bpk. Husin. Menariknya kelompok tani ini bukan saja budidaya beras hitam akan tetapi terdapat beberapa jenis tanaman sayur organik.

dalam menyikapi prestasi dan SumberDaya Manusia (SDM) yang ada, maka Kepala desa kiarasari Bpk. Nurodin, S.H telah berkomitmen untuk mengakomodir serta mengembangkan usaha para petani yang memiliki kreatifitas serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dengan terus mengadakan pelatihan serta menjalin kerjasama dengan pihak ke 3 untuk menuju masyarakat mandiri, maju sejahtera.

Sebagai bukti kongkrit, dalam waktu dekat kepala desa kiarasari akan segera tandatangani kontrak dengan PT Antam Tbk. UBP Emas Pongkor dalam program pemberdayaan masyarakat dibidang pertanian yaitu pembibitan dan pembuatan pupuk organik (kompos). Karena beliau sangat memahami semua itu tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada para pendamping desa (PDP/PLD) lantaran mereka juga banyak memiliki keterbatasan, diantaranya waktu. Artinya tidak dapat standby di satu desa karena harus keliling ke desa lainnya.

Akan banyak keuntungan yang kita dapat dari kerjasama ini, diantaranya masyarakat menjadi kreatif, ramah lingkungan serta memiliki penghasilan” ungkap kepala desa kiarasari. Senada dengan itu Pendamping Desa Pemberdayaan (Ridwan jainal) mengatakan bahwa, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat tidak selalu memiliki modal yang besar, akan tetapi dapat juga hanya dengan memanfaatkan sampah disekitar kita diolah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis, salah satunya adalah pupuk organik. Disamping dapat menghasilkan juga dipandang akan ramah lingkungan.

Lagi, Khitanan massal DESA KIARASARI kecamatan Sukajaya-kab.Bogor

Kembali, pemerintah Desa Kiarasari menyelenggarakan khitanan massal pada akhir bulan april 2018 kemarin, kegiatan rutin ini selalu dilakukan setiap tahun dalam rangka mengurang beban masyarakat. Serta salah satu upaya untuk meningkatkan jiwa sosial dimasyarakat luas. Pada pelaksanaannya Khitanan massal ini mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat, terbukti dengan selalu adanya peserta dari masing-masing lingkungan bahkan dari desa tetangga menjadi bagian dari peserta khitanan massal tersebut. Target peserta pada tahun 2018 yaitu sebanyak 25 anak, namun pada perjalanaannya setelah disosialisasikan terdapat 32 anak yang siap menjadi peserta khitan. Dan ini tidak selalu dikhususkan untuk kalangan masyarakat berpenghasilan rendah akan tetapi untuk semua masyarakat Desa Kiarasari secara menyeluruh, karena kgiatan dimaksud adalah bertujuan untuk memberikan kemudahan sertas merupakan ajang silaturahmi antar warga.

Acara khitanan massal selalu digelar dikantor Desa kiarasari kebetualan untuk tahun 2017-2018 bekerja sama dengan Dokter/Tim Medis dari ikatan Alumni SMAN leuwiliang tahun 2011. Disamping melaksanakan acara khitanan massal pemerintah desa kiarasari memberikan santunan/sembako kepada warga miskin serta Janda tua untuk membantu meringankan beban mereka.

“Saya sangat bersyukur dan terbantu dengan adanya kegiatan ini, karena semuanya gratis, coba kalau saya harus mengeluarkan uang untuk panggil bengkong atau pergi ke dokter, minimal 1 juta habis” ungkap Bpk. Mudi wali dari salah satu peserta khitanan Massal  kampung Cirewed Rw.01 Desa Kiasari.

Dihari yang sama sebelum acara khitanan massal dilaksanakan sambil menunggu peserta yang lainnya, diisi dengan tausiyah/ceramah agama oleh Ust. Embih muballigh kecamatan nanggung.

Harapan kami kedepan tidak hanya mengadakan acara khitanan massal akan tetapi dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial lainnya seperti pengobatan massal dll.

 

Gratiis..!! 200 sertifikat TANAH untuk petani DESA KIARASARI

SERTIFIKASI TANAH DESA KIARASARI
Program ini merupakan upaya untuk memberikan legalitas tanah kepaada masyarakat desa kiarasari
khususnya para petani. Disaping legalitas kepemilikan tanah, sertifikat juga dapat dijadikan sebagai
jaminan/agunan untuk mendapatkan pembiayaan modal usaha dan yang paling penting adalah ini salah satu
upaya untuk menekan terjadinya “Land Maret” (Penjualan tanah) dengan alasan tidak memiliki modal usaha,
itulah fakta yang terjadi sekarang, mungkin bukan hanya terjadi di Desa Kiarasari saja. Akan tetapi bisa juga
terjadi ditempat lain. Inilah yang menjadi alasan dan motivasi kami pemerintah desa kiarasari dalam
menyikapi kondisi seperti sekarang.

Karena ini merupakan tahap pertama, maka kami hanya mendapatkan quota 200 Sertifikat tanah
kepada warga/petani dari Lintas Sektor (Lintor) program Kementrian Pertanian Republik Indonesia yang
diakses melalui Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura serta Perkebunan dimungkinkan hal ini sebagai uji coba
sekaligus sosialisasi program, jika medapat respon baik dari masyarakat maka tidak menutup kemungkinan
tahun depan akan kami upayakan kembali dalam jumlah yang lebih banyak dari sekarang.


Mengenai tahapan pelaksanaan sertifikasi tanah ini sebetulnya sudah dimuali dari tahun 2017
kemarin untuk sosialisai dan pemberkasan. Alhamdulillah dibulan April 2018 ini BPN/ART Cibinong telah
menurunkan tim yang bertugas sebagai pemantau dan mengukur luas tanah bagi petani yang telah
mendaftarkan diri serta melaksanakan pemberkasan sebelumnya. Dengan demikian hanya tinggal satu
tahapan yang belum terlaksana yaitu penerbitan Sertifikat tanah secara Gratis dan sebelum
diserahterimakan kepada mereka yang mendapatkannya.


Adapaun petani dan calon penerima sertifikat, mereka hanya diwajibkan untuk melengkapi dokumen
atas tanah yang akan disertifikasi seperti SPPT, Surat Hibah, Akta Jual Beli, dan lain sebagainnya. Semua kami
layani dengan membuka posko khusus sertifikasi tanah yang dibuka setiap hari kerja dikantor Desa selama
satu bulan tanpa dikenakan biaya (100% Gratis)
Ketentuan Sertifikasi Tanah :

#GRATIS

(DIBEBANKAN KEPADA PEMERINTAH)

– Penyuluhan
– Pengumpulan data (Atas Hak)
– Pengukuran Bidang Tanah
– Pemeriksaan tanah
– Penerbitan SKHak/Pengesahan Data Yuridis dan Fisik
– Penerbitan Sertifikat
– Supervisi dan pelaporan

 

#BAYAR

(DIBEBANKAN KEPADA PESERTA)

-Penyediaan Surat Tanah (bagi yang belum ada)

– Pembuatan dan pemasangan tanda batas
– Bea perolehan Haki Atas Tanh dan bangunan
(BPHTB) jika terkena
– Dan Lain-lain : Materai, Potokopi Letter C,
Saksi-saksi Dsb.

 

Untuk informasi selanjutnya, silahkan kunjungi akun Facebook kami..

Fb : Desa kiarasari

Website : www.kiarasari.desa.id

 

 

“TRUBUK” salah satu produk unggulan desa kiarasari kec.sukajaya

Selain tanaman padi, desa kiarasari juga penghasil TRUBUK atau biasa disebut “sayur besan” oleh warga Betawi, dan kami warga kiarasari menyebutnya dengan sebutan “Tiwu Endog”.. apapun sebutannya yang jelas jenis tanaman ini telah menjadi salah satu produk unggulan desa kiarasari serta memiliki nilai jual yang cukup tinggi.

Hari ini 08 Mei 2018, kepala desa kiarasari (Nurodin, S.H) didampingi oleh pendamping desa tingkat kecamatan Sukajaya (Ridwan jainal) memantau langsung ke rumah petani yang baru saja selesai panen TRUBUK di lingkungan RW. O2 kampung Cibuluh desa kiarasari.. selain di konsumsi sendiri dan dijual di lingkungan tersebut, ternyata TRUBUK yang baru saja dipanennya akan segera dikirim ke pasar induk di jakarta mengingat banyaknya permintaan pasar dalam menghadapi bulan suci Ramadan.

Satu ikat TRUBUK yang berisi kurang lebih 35 batang dihargai sekitar 75-80 ribu rupiah. Bukan kah ini suatu pencapaian yang luar biasa?? Ternyata salah satu warga desa kiarasari mampu menjadi suplayer TRUBUK untuk pasar induk Jakarta.

Akan tetapi untuk mencapai seperti ini tentu bukan suatu hal yang mudah, semua membutuhkan proses mulai dari penyuluhan dan pembinaan melalui kelompok tani yang telah mendapat pelatihan yang dibentuk langsung oleh kepala desa dan menyisihkan anggaran Dana Desa untuk kepentingan pemberdayaan masyarakat diantaranya yaitu melatih dan meningkatkan kapasitas kelompok tani,  hal ini disesuaikan dengan geografis serta potensi yang ada di desa kiarasari kecamatan sukajaya kabupaten Bogor.

Dengan adanya program pemberdayaan masyarakat ini lah diharapkan mampu meningkatkan SDA serta memaksimalkan pemanfaatan SDM yang tersedia. Dari keberhasilan ini rupanya menarik perhatian PT. Antam Tbk UBP Emas Pongkor, sehingga mereka menyempatkan waktu untuk berkunjung ke desa kiarasari sekaligus survey lokasi dan bersedia menjadi mitra pemerintah desa dalam program pemberdayaan masyarakat dengan jenis kegiatan komposer (mengolah dan membuat pupuk dari limbah dapur) dengan harapan dapat mengurangi modal produksi bagi petani. 

  1. Lanjutkan membaca “TRUBUK” salah satu produk unggulan desa kiarasari kec.sukajaya

TANAMAN PADI MENJADI KOMODITAS UTAMA MASYARAKAT DESA KIARASARI

“Padi” banyak dijumpai di desa kiarasari. Bahkan jika kita berjalan-jalan disepanjang kampung desa kiarasari, disana kita akan banyak disuguhkan dengan area persawahan karena memang sebagian besar penduduk desa kiarasari adalah petani dan mayoritas diantaranya masih memilih tanaman padi untuk menjadi tanaman komoditas utama di desa wisata kiarasari.

Uniknya, para petani menanam padi untuk berbagai varietas, salah satu diantaranya adalah padi hitam yang terdapat di kampung Cibuluh desa wisata kiarasari hal ini selain menjadi produk unggulan desa wisata, padi hitam mampu mendorong peningkatan ekonomi bagi masyarakat dan memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Disamping itu ada pula diantara wisatawan yang sengaja datang ke desa wisata kiarasari untuk bermalam di homestay hanya ingin mempelajari serta mengetahui cara penanamannya.

Padi, sejauh mata memandang akan terlihat di desa wisata kiarasari, karena masyarakat telah menyadari jika ketahanan pangan dapat menjadi barometer kesejahteraan serta mampu meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Kiarasari FC membuka peluang masuk ke 8 Besar Liga Desa Nusantara 2017 Tingkat Kabupaten Bogor

Kalong 1 Senin 27 November 2017,  derasnya hujan dan lapangan yang becek tak jadi halangan bagi anak anak  Kiarasari untuk berjuang  membawa nama baik  desa pada ajang  Liga Desa Nusantara (LDN) 2017  tingkat Kabupaten Bogor.  Semangat juang yang tinggi dan kekompakan tim Kiarasari FC dapat menahan imbang  tuan rumah dengan skor kaca mata (0-0).  Pada laga kedua yang dilaksanakan hari ini  Kiarasari FC menang telak atas wakil Cibungbulang yaitu Desa Situilir dengan skor 6-0.  Desa Parungpanjang (Kecamatan Parungpanjang), Desa Situ Ilir (Kecamatan Cibungbulang), Desa Kalong I (Kecamatan Leuwisadeng) dan Desa Kiarasari (Kecamatan Sukajaya) berada di group C. Masing masing kesebelasan di group C sudah menyelesaikan 2 kali pertandingan. Dari dua kali pertandingan Kiarasari 1 kali draw dan 1 kali menang mengantongi nilai 4,  Disusul Parungpanjang  1 kali menang dan 1 kali draw  nilai 4. Kalong 1  2 kali draw dengan nilai 2 dan Situ Ilir 2 kali main dua kali kalah.

Kepala Desa Kiarasari Nurodin, SH yang akrab di panggil Jaro Peloy (JP)  mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemain dan jajaran pengurus yang telah bekerja maksimal. ‘ Saya bangga anak-anak  menampilkan permainan terbaik.  Dengan melihat tampilan anak-anak Kiarasari saya semakin yakin bahwa kedepan Kiarasari  harus lebih baik lagi. Menyoal soal dukungan program beliau berkeinginan Kiarasari memiliki sarana dan prasarana yang memadai untuk pengembangan olahraga. Beliau menambahkan sepak bola  tidak hanya urusan prestasi dan pengembangan mental. Sepak bola adalah potensi untuk  tumbuhnya ekonomi lokal, pedagang, hingga  parkir kendaran.   contohnya  digelarnya  LDN adalah sumber untuk tumbuhnya usaha usaha kecil disekitar lapangan dengan demikian maka pertumbuhan ekonomi akan terjadi.

Kiarasari FC  menjadi wakil dari Kecamatan Sukajaya.  Menurut Ketua Karang Taruna Desa Kiarasari Herman ST selaku  manajer tim.  Beliau menyambut  gembira  digelarmya  Ivent  LDN, ivent ini menjadi barometer bagi para pencinta sepak bola terutama di desa-desa untuk terus melakukan pembinaan secara serius.   Target Kiarasari FC pada laga ini bukan menjadi juara, Kiarasari FC bertekad untuk mebjadi yang terbaik sekaligus memberikan ruang dan jam terbang bagi para pemain yunior.  Rata-rata usia pemain Kiarasari FC berkisar antara 17 – 19 taun. Saya optimis anak anak meskipun diambil dari tiap club di kampung dapat mempersembahkan yang terbaik.  Demikian ujar Herman.   LDN ini terbagi dalam 4 group, pertandingan diselenggarakan di Desa Sadeng Kolot dan Desa Kalong 1.  Dipertandingan terakhir pada hari rabu 29 November mendatang Kiarasari akan berhadapan dengan Parungpanjang.  Kiarasari hanya membutuhkan hasil seri untuk maju pada babak 8 Besar.

 

Menjalin silaturahmi memperkuat persatuan menuju masyarakat yang agamis

Cirewed  26 Nopember 2017,  bertempat di Masjid  Al-ikhlas telah berlangsung pengajian akbar tingkat  Desa Kiarasari. Kegiatan ini merupakan program  kerjasama antara Pemerintah Desa, MUI dan Warga masyarakat. Ketua RW 01 Cirewed Gunawan dalam  sambutanya menjelaskan bahwa  masyarakat dilingkunganya  menyambut kegiatan ini cukup antusias. Demi suksesnya acara warga bergotong-royong  dengan cara  iuran.  Sedangkan Kepala Desa Kiarasari Nurodin, SH alias Jaro Peloy (JP) dalam sambutanya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan program untuk mewujudkan salah satu visi desa yaitu menciptakan masyarakat yang agamis. Jaro peloy (JP) menambahkan bahwa kegiatan dilakukan secara berkeliling  yang dijadwalkan setiap bulan. Harapan Jaro Peloy ada 4 hal yang ingin dicapai dari kegiatan ini.  Pertama meniingkatnya silaturahmi antar warga, kedua memperkuat  kepedulian dan kepekaan sosial   terhadap sesama terutama anak yatim,  ketiga meningkatkan partisipasi warga dalam berbagai bidang pembangunan terutama pembangunan mental dan spiritual, keempat  media sosialisasi program pemerintahan desa sekaligus menerima masukan kritik  dan saran atas perbaikan tata kelola pemerintah desa.  dalam kegiatan inipun Pemerintah Desa menyerahkan bantuan terhadap anak yatim diwilayah Kampung Cirewed sebanyak 13 orang.

Sedangkan Ketua MUI  Iyus Ruswana, S.Pdi dalam sambutanya menegaskan pentingnya silaturahmi dan menjaga ukhuwah islamiah terus ditingkatkan sebagai modal dasar pembangunan.  Sedangkan  penceramah Ustd Asep Jibril S.Pdi  menjelaskan keutamaan dari  ibadah yang dapat diaplikasikan dalam  segala aspek kehidupan. Penceramah kedua  Abdul Fatah dari Kampung Cilongok membahas bahwa ilmu adalah keutamaan untuk menuju jalan kehidupan yang lebih baik.

Kegiatan pembukaan pengajian ini dihadiri sekitar 1.500 orang jemaah yang berasal dari seluruh wilayah desa Kiarasari.  Anggaran kegiatan ini bersumber dari APBDes dan swadaya masyarakat.  Dengan kegiatan yang akan dilaksanakan rutin tiap bulan diharapkan persatuan dan kesatuan semakin kokoh dan tercipta tatanan kehidupan desa yang  Baldatun Toyibun Warobun Ghofur