Momentum acara 10 muharam 1439 H, bagi warga RW 04 Pasirpari  diisi dengan berbagai kegiatan yang positif dan inovatif. Menurut Maman Saparudin  selaku Ketua RW 04 acara ini merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap tahun. Selain santunan terhadap anak yatim  acara ini pun sekaligus peresmian gedung  Posyandu  MAWAR IV oleh Kepala Desa Kiarasari. Untuk menambah semaraknya acara generasi muda  menampilkan pentas seni yang bernuasna religius. Sedangkan untuk memperkuat nilai-nilai dan ketaatan ibadah juga rasa peduli terhadap anak yatim dan fakir miskin diisi dengan tabligh akbar oleh Ustad Dede Jamaludin yang juga merupakan pengurus Majlis Ulama Indonesia  Desa Kiarasari

Ketua panitia Muhamad Ali Yunus menyampaikan bahwa acara ini digelar atas kepedulian dari warga. Sehingga biaya kegitan murni dari hasil swadaya. Dana dihimpun secara swadaya  dapat menyantuni  sejumlah  18 anak yatim se wilayah RW 04 pasirpari. Ali pun mengucapkan terima kasih kepada warga masyarakat, RT/RW, Tokoh dan Pemerintah desa serta  semua pihak yang telah membantu dan berpartisipasi dalam kegiatan.

“Gotong-royong, persatuan dan keihklasan untuk bekerjasama perlu terus ditingkatkan, kemajuan lingkungan dapat terjadi jika semua elemen warga tetap bersatu, selaku ketua RW saya merasa bangga bahwa warga dikampung kita tetap kompak dan solid. Kedepan kita harus lebih baik dari hari ini.” Demikian ujar Maman Saprudin Ketua RW 04 yang lebih akrab disapa Kang Boy ini dalam sambutanya. Boy pun menambahkan bahwa Pemerintah desa telah menjawab kebutuhan bangunan Poyandu. ” Gedung posyandu yang kita miliki dimanfaatkan juga untuk pusat pendidikan anak-anak belajar ilmu agama, juga gedung ini pun digunakan untuk rapat warga serta kegiatan anak-anak muda yang sangat positif.”. Beliau mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Kiarasari yang terus memacu amasyarakat serta menjawab kebutuhan layanan dasar terutama bagi anak-anak.

Sedangkan  sambutan  Kepala Desa Kiarasari  Nurodin alias Jaro Peloy (JP)  memberikan  apresiasi atas ide ide cemerlang dari para tokoh mayarakat dan pemuda untuk mengadakan kegiatan. Selanjutnya  dalam sambutnya Kades meminta kepada warga untuk sentiasa menjaga kerukunan dan kekompakan yang  luarbiasa.  Kades berpesan jaga persatuan dan kesatuan serta  selalu  mengedepankan budaya musyawarah dalam mengambil keputusan.

JP pun menyampaikan bahwa pembangunan PAUD di RW 04 menggunakan anggaran yang bersumber dari Dana Desa Tahap I sebesar Rp. 50.000.000 (Lima Puluh Juta Rupiah).  Beliau menegaskan bahwa partisipasi publik adalah kata kunci untuk suksesnya pembangunan.  Pemeritah desa berkewajiban untuk memberikan informasi,  keterbukan anggaran. Keterlibatan penuh warga dimulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga monitoring dan evaluasi.  Masyarakat  harus  bekerja sama membangun komunikasi yang baik serta terus mendorong agar tata kelola pemerintahan desa dapat  menjadi lebih baik.  Sambutan ditutup  dengan gunting pita miniatur bangunan Posyandu oleh Kepala desa Kiarasari sebagai pertanda bahwa bangunan telah dapat digunakan oleh warga.

Sebagai rasa syukur dan ucapan terima kasih  dari warga dilakukan pemotongan tumpeng oleh Ketua RW dan Kader Posyandu yang kemudian  diserahkan kepada Kepala Desa dan Koordinator  Kader Posyandu tingkat Desa. Semoga dengan kegiatan ini masyarakat dan segenap elemen warga kiarasari terus terpacu dan tertanam rasa kepedulian terhadap lingkungan dan menjadi jalan menuju kesalehan sosial.