Sabtu, 26 Mei 2018
Desa kiarasari kembali membuka loket dan pelayanan pembuatan akta lahir bagi masyarakat yang belum memilikinya baik balita atau pun dewasa.

Kegiatan ini ternyata akan menjadi kegiatan rutin pemerintah desa kiarasari, jika kita lihat diberbagai instansi pemerintahan rata-rata kantor hanya buka dari hari senin-jum’at, namun berbeda dengan kantor desa kiarasari khusus untuk hari Sabtu tetap membuka pelayanan bagi masyarakat yang ingin membuat akta lahir. Menariknya, tidak hanya melayani masyarakat desa kiarasari akan tetapi penduduk desa tetangga pun tetap diakomodir seperti, warga kiarapandak, malasari, urug, atau cisarua dll. Hal ini sengaja dilakukan oleh kepala desa kiarasari (Nurodin, S.H) dalam membantu serta membangun sinergitas diantara kepala desa yang berada dikecamatan Sukajaya dengan melayani permohonan pembuatan akta lahir 200 berkas perminggu.

Uniknya, kepala desa kiarasari bukan hanya mengintruksikan kepada warganya untuk membuat akta tersebut, namun sekaligus memberikan kemudahan kepada mereka sebagai wujud tanggung jawabnya, maka setiap hari Sabtu beliau mengundang kepala Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan Sukajaya untuk ikut standby serta memberikan pelayanan bersama-sama dalam melakukan legalisir buku nikah bagi pemohon, karena seperti kita ketahui bersama salah satu persyaratan pembuatan akta lahir harus melampirkan fotokopi buku nikah yang dilegalisir, hal ini dilakukan sebagai bentuk komitment untuk memberikan kemudahan kepada warga sehingga tidak perlu repot pergi ke KUA hanya untuk melegalisir buku nikah tapi dapat diproses langsung ditempat oleh kepala KUA kecamatan Sukajaya.

Kepala KUA & salah seorang staff, sedang melegalisir buku nikah dikantor desa kiarasari

Tentu ini menjadi sebuah terobosan baru yang dilakukan oleh pemerintah desa kiarasari dalam memberikan pelayanan kepada warganya karena jarak antara KUA dan kantor desa kiarasari cukup jauh, masyarakat harus menempuh perjalanan kurang lebih 18km hanya untuk melakukan legalisir, Dengan demikian waktu akan banyak terbuang, selain itu dapat menguras banyak energi atau bahkan materi.

Satu hal yang sangat menggembirakan bagi masyarakat adalah, selain mereka mendapat kemudahan ternyata akta tersebut terbit dalam waktu 1 Minggu, bagi mereka yang telah mengajukan permohonan pada hari sabtu Minggu lalu, maka hari ini, Sabtu 26 Mei 2018 sudah dapat mereka terima. Secara otomatis terdapat 2 loket pelayanan, jalur 1 khusus menangani pengajuan atau pemberkasan permohonan dan jalur 2 bertugas untuk memberikan atau melakukan serah terima akta yang telah terbit.

Satu Minggu, akta lahir sudah diterima pemohon

Apresiasi juga diberikan oleh Pendamping Desa Pemberdayaan (PDP) kecamatan Sukajaya Ridwan jainal (30) mengatakan “Ini merupakan langkah maju, pelayanan yang sangat prima, mudah, serta akuntabel, telah dilakukan oleh pemerintah desa kiarasari, selain prosesnya mudah, cepat, gak rumit, dibuka untuk umum, artinya bukan saja mengakomodir warga kiarasari akan tetapi desa-desa tetangga, hal ini tidak mungkin terlaksana tanpa komunikasi yang baik dalam membangun sinergitas antara pemerintah desa kiarasari, kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan sukajaya, serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kab.bogor”.

Senada dengan itu, kepala desa kiarasari termotivasi dengan prestasi yang pernah diraihny.  Desa kiarasari 3 tahun berturut-turut mendapatkan penghargaan “Masyarakat Sadar Hukum” maka dari itu beliau berkeinginan setiap warganya harus tercatat resmi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kab.bogor. karena sadar hukum bukan hanya menghindari kriminalisme, akan tetapi sadar dalam administrasi. Sebagai bukti nyata hari ini masyarakat berbondong-bondong mendatangi kantor desa untuk mendaftarkan kelahiran putra-putrinya. Menurutnya dalam kegiatan ini paling tidak ada 2 pelajaran yang dapat diambil, pertama mereka betul-betul sadar hukum, sadar akan kewajibannya sebagai masyarakat dengan mendaftarkan dan memohon pembuatan akta lahir. yang kedua, ini merupakan pendidikan dini. Artinya mereka telah mengajarkan kepada anak-cucunya sehingga apa yang mereka lakukan hari ini dapat ditiru oleh keturunannya jika mereka memiliki anak nanti. Karena Akta Lahir sangat penting serta merupakan data dasar seseorang. Misalnya, untuk daftar sekolah di semua jenjang, kerja, nikah, bahkan untuk pembuatan pasport ke luar negeri dibutuhkan akta lahir.

Berbeda dengan ketua koordinator yang bertugas dalam pembuatan akta tersebut. Nunung Nuriah (45) ketika ditanya bagaimana perasaannya saat orang lain libur namun dirinya harus tetap melayani masyarakat ?
Jawaban singkat dan sederhana namun penuh makna. “Semoga lelah ini menjadi Lillah, berkah dan bermanfaat” subhanallah..

Harapan kami, kgiatan ini dapat terus berjalan dan tidak ada lagi masyarakat yang tidak memiliki akta kelahiran mengingat dokumen tersebut sangatlah penting sebagaimana diungkapkan kepala desa kiarasari yang lebih akrab di panggil “jepe” (Jaro Peloy)

By. Admindesa

www.kiarasari.desa.id