sTAND pAMERAN

Stand Pameran Hasil Pertanian dan Produk makanan olahan berbahan baku lokal

Senin 15 mei 2017 hari yang bersejarah bagi warga Kiarasari. Alunan musik seni sunda jaipongan  terdengar begitu mendayu dayu, lagu-lagu berkisah tentang gotong royong dan persatuan dipersembahkan dengan penuh semangat oleh ibu-ibu yang tergabung di Kelompok Wanita Tani, hasil bumi dan kerajinan disajikan dengan rapi. Sekilas nampak suasana pesta panen raya, bak masyarakat adat kasepuhan menjalankan ritual seren taun. Raut muka dari ratusan orang yang hadir nampak berseri-seri. Para tamu yang datang disambut dengan tarian khas adat sunda. Acara itu tiada lain dari evaluasi perkembangan desa dalam rangka lomba desa tingkat Kabupaten Bogor.

Drs. Zainandi, MM Camat Sukajaya dalam sambutanya mengapresiasi  semangat masyarakat dan Pemerintahan Desa Kiarasari dalam mendorong percepatan pembangunan dengan nilai-nilai kekeluargaan serta gotong-royong. Camat Sukajaya pun berharap bahwa Kiarasari dapat terus berprestasi serta membawa nama baik kecamatan ke jenjang yang lebih atas. Hal ini diakui beliau bahwa di tahun 2016 lalu Kiarasari mampu menjadi juara 3 tingkat propinsi dalam lomba wanalestari kategori desa peduli hutan.

Stand Pameran Produk Kerajinan Masyarakat untuk Souvenir Desa Wisata

Sedangkan Ketua Tim Penilai Lomba Desa dari Tingkat Kabupaten Drs. Ade Zulfahmi,  MSi  dalam sambutanya menegaskan bahwa tahun 2017 ini ada 4 desa yang  menjadi calon desa terbaik di Kabupaten Bogor yang akan maju ke tingkat propinsi Jawa Barat.  Salah satunya adalah Desa Kiarasari. Ade pun memperkenalkan tim serta menjelaskan mekanisme penilaian yang akan dilakukan. Tim penilai lomba desa ini terdiri dari berbagai unsur SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Expose

Expose Kepala Desa Kiarasari

Expose keberhasilan pembangunan desa diawali dari Kepala Desa Kiarasari. Dalam paparanya Nurodin, SH alias Jaro Peloy (JP) menyampaikan motto juang pembangunan Kiarasari 2013-2019 adalah MANISS  yang merupakan singkatan dari  Mandiri, Agamis, Newsistem, Inovatif, Sehat dan Sejahtera.  Titik penting dari expose JP adalah masalah  yang ditemukan dan proses  mengatasi masalah yang didasarkan pada kewenangan pemerintah desa,  kearifan lokal, modal sosial dan peran kelembagaan.  JP menegaskan perencanaan desa pun harus sinergi dengan visi   pemerintah kabupaten Bogor.   Sedangkan isu utama yang jadi pembahasan adalah infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan kemasyarakatan.  Sedangkan Expose PKK yang disampaikan oleh Susi Puspitasari menjelaskan posisi PKK dalam memperkuat pencapaian visi MANISS yang diejawantahkan dengan 10 program PKK.

Penyadaran masyarakat melalui pengajian berdampak pada berubahnya pola tindak untuk berpartisipasi membangun desa. Hal ini ditegaskan oleh Ketua LPM Kiarasari Iyus Ruswana, SPd.I. Menurut Iyus indikator terukur dari perubahan pola pikir adalah meningkatnya nilai swadaya masyarakat dalam pembangunan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni).  Tahun 2016 lalu jumlah swadaya mencapai 250 juta rupiah. Swadaya masyarakat tersebut berupa inkind seperti tenaga, matrial lokal dan konsumsi yang disumbangkan pada saat pembangunan. Sedangkan dari sisi penguatan ekonomi  LPM menginisiasi lahirnya koperasi serba usaha. Dalam jangka 4 bulan jumlah anggota mencapai 167 orang, sedangkan pelaku usaha yang sudah menerima manfaat dari koperasi sebanyak 29 orang. Target ketua LPM diharapkan Koperasi menjadi lokomotif utama perekonomian di Kiarasari, para petani, pelaku usaha mikro diharapkan dapat terlepas dari jeratan rentenir, dengan demikian maka masyarakat akan semakin maju dan sejahtera  ujar Iyus dalam paparanya.

audiens

Peserta mengikuti acara dengan serius

Selain expose keberhasilan, tim penilai pun melakukan wawancara dan pemeriksaan berkas. Tim pun melakukan kunjungan lapang untuk melihat secara langsung aktfitas yang dilakukan seperti melihat rumah sehat dan mengunjungi kampung yang dipilih sebagai pilot wisata.  Kerja keras semoga mendapat hasil yang maksimal, meskipun juara bukan jadi tujuan dari lomba ini namun lomba ini menjadi motivasi bagi pemerintahan desa dan lembaga kemasyarakatan untuk bekerja lebih baik lagi. Semoga cita-cita menjadi Desa Kiarasari MANISS dapat terwujud dan sukses menjadi  desa terbaik di Kabupaten Bogor.