Rabu, 9 Mei 2018..

Desa kiarasari mendapat kunjungan dari Ditjen perbendaharaan Negara Republik Indonesia mereka adalah yang menyalurkan Dana Desa ke seluruh Indonesia, menurut data yang ada di provinsi Jawa barat ternyata desa kiarasari masuk dalam nominasi pelaksanaan Dana Desa terbaik.

Dari hasil kunjungan tersebut selain melihat infrastruktur mereka lebih tertarik pada program pemberdayaan masyarakat yang ada di desa kiarasari yaitu, diantaranya pembangunan paud dan kelompok tani budidaya beras hitam yang ada di kampung Cibuluh RW. 02 desa kiarasari. Disana tersedia beberapa varietas beras hitam lokal desa kiarasari hasil dari berbagai percobaan dan pelatihan serta praktek “kawin silang” yang dilakukan oleh seorang petani bernama Bpk. Husin. Menariknya kelompok tani ini bukan saja budidaya beras hitam akan tetapi terdapat beberapa jenis tanaman sayur organik.

dalam menyikapi prestasi dan SumberDaya Manusia (SDM) yang ada, maka Kepala desa kiarasari Bpk. Nurodin, S.H telah berkomitmen untuk mengakomodir serta mengembangkan usaha para petani yang memiliki kreatifitas serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dengan terus mengadakan pelatihan serta menjalin kerjasama dengan pihak ke 3 untuk menuju masyarakat mandiri, maju sejahtera.

Sebagai bukti kongkrit, dalam waktu dekat kepala desa kiarasari akan segera tandatangani kontrak dengan PT Antam Tbk. UBP Emas Pongkor dalam program pemberdayaan masyarakat dibidang pertanian yaitu pembibitan dan pembuatan pupuk organik (kompos). Karena beliau sangat memahami semua itu tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada para pendamping desa (PDP/PLD) lantaran mereka juga banyak memiliki keterbatasan, diantaranya waktu. Artinya tidak dapat standby di satu desa karena harus keliling ke desa lainnya.

Akan banyak keuntungan yang kita dapat dari kerjasama ini, diantaranya masyarakat menjadi kreatif, ramah lingkungan serta memiliki penghasilan” ungkap kepala desa kiarasari. Senada dengan itu Pendamping Desa Pemberdayaan (Ridwan jainal) mengatakan bahwa, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat tidak selalu memiliki modal yang besar, akan tetapi dapat juga hanya dengan memanfaatkan sampah disekitar kita diolah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis, salah satunya adalah pupuk organik. Disamping dapat menghasilkan juga dipandang akan ramah lingkungan.