Foto bersama ibu-ibu kp. Gunung leutik pasca Pelatihan pengelolaan sampah bersama KKN UTA’45 jakarta

(Bogor, 07 Agustus 2018) Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (UTA’45 Jakarta) telah melaksanakan kegiatan Sosialisasi Bank Sampah. Kegiatan tersebut berlangsung selama sehari, bertempat di Majelis Taklim, Kampung Gunung Leutik, Desa Kiarasari, Kecamatan Sukajaya pada hari Selasa, 07 Agustus 2018 mulai dari pukul 13:00 sampai 15:30 WIB. Sosialisasi ini merupakan program kerja kelompok 5 yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Sosialisasi ini bertema “Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Usaha Rumah Tangga melalui Ekonomi Kreatif dan Inovatif” yang berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan UTA’45 Jakarta, Rio Johan Putra, SE., SH., M.Si., Ak., CA. Tujuannya adalah untuk menyadarkan masyarakat bahwa sampah bisa dijadikan sesuatu yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dan dapat membuat kampung menjadi lebih bersih dan ramah lingkungan.

Segmentasi dari program kerja ini yaitu Ibu-Ibu Majelis Taklim Kampung Gunung Leutik, Desa Kiarasari. Program ini dibuat setelah survei tim KKN kelompok 5 menemukan minimnya kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan yang membuang sampah ke sungai. Tidak sedikit masyarakat kurang menyadari bahwa sampah tersebut dapat diolah dan dapat menghasilkan pendapatan ekonomi rumah tangga.
Maksud dan tujuan kegiatan sosialisasi ini adalah:
Memberikan wawasan dan pelatihan keterampilan kepada masyarakat berupa produk daur ulang sampah.
Pengenalan Bank Sampah kepada masyarakat sekitar.
Pentingnya pemilihan dan pengolahan sampah.

Sosialisasi ini sudah disetujui Bapak Oleh selaku ketua RW 06 Kampung Gunung Leutik. Sosialisasi dilakukan di Majelis Taklim yang dibuka langsung oleh para dosen UTA’45 Jakarta yaitu Bapak Diansyah, SE, M.Si dan Bapak Kustiadi Basuki, SE, MM untuk memotivasi masyarakat dalam pembentukan Bank Sampah dan manfaat sampah sebagai produk daur ulang. Dengan adanya pembentukan Bank Sampah individu atau kelompok akan mengurangi sampah yang dihasilkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan sosialisasi Bank Sampah ini dihadiri kurang lebih 50 orang, sekaligus pelatihan daur ulang sampah dipandu oleh Ibu Dra. Ermyati, AM, MM.
“Sosialisasi ini sangat membantu masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan kebersihan lingkungan dan membuat masyarakat lebih kreatif dan inovatif dalam mengolah sampah tersebut menjadi sesuatu yang dapat meningkatkan nilai guna akan peningkatan ekonomi masyarakat”, kata Bapak Oleh.

Senada dengan itu, Ridwan jainal (30) selaku pendamping desa tingkat kecamatan tepatnya Pendamping Desa Pemberdayaan (PDP) kecamatan Sukajaya mengatakan, beliau sangat senang dan memberikan apresiasi yang luar biasa karena dengan adanya kgiatan ini, diharapkan masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, serta mampu mengelola sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis.