(Bogor, 10 Agustus 2018) Mahasiswa Kelompok 5 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (UTA’45 Jakarta) telah mengadakan Sosialiasi Program dari United Nations Development Programme (UNDP) yaitu Sustainable Development, dimana dalam program dari UNDP ini memiliki 17 goals dan salah satunya adalah Sustainable Consumption and Production atau dalam bahasa Indonesianya Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan. Sosialisasi ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat Kampung Gunung Leutik, Desa Kiarasari untuk mengurangi penggunaan plastik.

Sosialisasi Pola Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan ini dilakukan pada hari Jum’at, 10 Agustus 2018 pukul 08.30 WIB, di salah satu Majelis Taklim Gunung Leutik. Segmentasi program ini adalah Ibu-Ibu Majelis Taklim Gunung Leutik, Desa Kiarasari. Adapun penjelasan program sosialisasi ini dilakukan oleh Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (UTA’45 Jakarta) Program Studi Administrasi Publik yaitu Hani Sundari dan Muhammad Hendra Wibisono.
Dalam penjelasan sosialisasi mengenai Pola Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan salah satu mahasiswa yang menjadi pembicara menjelaskan bahwa, Konsumsi dan Produksi yang Berkelanjutan bertujuan untuk “Melakukan lebih banyak dan lebih baik dengan lebih sedikit” yang artinya, meningkatkan perolehan kesejahteraan bersih dari kegiatan ekonomi dengan mengurangi penggunaan sumber daya, degredasi dan polusi sepanjang siklus hidup keseluruhan, sementara meningkatkan kualitas hidup.

Alasan mahasiswa UTA’45 Jakarta mengambil tema sosialisasi tersebut karena mereka melihat bahwa masalah krusial yang terjadi pada daerah Bogor khususnya di Desa Kiarasari, Kampung Gunung Leutik adalah masalah sampah plastik, dan juga penggunaan konsumsi plastik sangat tinggi di daerah Kampung Gunung Leutik. Mengutip data dari kompas.com bahwa Bogor menyumbang sampah plastik sekitar 7 ton setiap tahunnya, jika kita diamkan secara terus menerus, sampah tersebut akan tertimbun dan bisa saja menjadi masalah yang berkelanjutan. Dengan masalah tersebut para mahasiswa UTA’45 Jakarta melakukan pemberdayaan dengan melakukan pembuatan tas melalui baju layak pakai, diharapkan dengan melalui pemberdayaan ini para ibu-ibu Majelis Taklim Gunung Leutik dapat mengurangi penggunaan plastik
Pada sosialiasasi kegiatan yang dilakukan oleh 2 mahasiswa UTA’45 Jakarta Program Studi Administrasi Publik, memberikan saran kepada Ibu-ibu Majelis Taklim “Jika bingung mengelola sampah, usahakan untuk mengurangi konsumsi dan bijak dalam produksi sehingga limbah/sampah yang dihasilkan akan berkurang bahkan tidak ada”.

“Saya sangat berterima kasih sekali dengan adanya sosialisasi ini dapat menyadarkan para ibu-ibu Majelis Taklim untuk mengurangi penggunaan plastik dengan menggunakan tas yang telah dibuat dari baju layak pakai”, tutur Ibu Iroh sebagai Ketua Majelis Taklim Gunung Leutik.